Analisis Yuridis terhadap Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan Tahun 2022-2052 Berdasarkan Asas Rechtszekerheid (Certitudo Juris)

Authors

  • Guruh Tio Ibipurwo Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Mojokerto

DOI:

https://doi.org/10.58684/paradigma.v3i1.104

Keywords:

RPPLH, Kepastian Hukum, Perlindungan Lingkungan, Harmonisasi Regulasi, Tata Kelola Berkelanjutan

Abstract

This study examines the alignment of Regional Regulation of Grobogan Regency Number 3 of 2022 concerning the Environmental Protection and Management Plan (RPPLH) 2022–2052 with higher-level legislation, particularly Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, Law Number 6 of 2023 concerning Job Creation, and Government Regulation Number 26 of 2025 on RPPLH from the perspective of Rechtszekerheid (Certitudo Juris). The research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches. Primary legal materials include environmental legislation and the Grobogan RPPLH Regulation, while secondary materials consist of scholarly literature, academic journals, and official reports. The findings reveal that the Grobogan RPPLH Regulation is generally consistent with the fundamental principles of environmental protection established in national legislation. Nevertheless, several technical and operational inconsistencies remain, particularly regarding monitoring and evaluation mechanisms, environmental carrying and assimilative capacity arrangements, environmental information systems, substantive public participation, and legal consequences for non-compliance with RPPLH provisions. These shortcomings may create regulatory conflicts, legal uncertainty, and ineffective environmental governance. From the perspective of Rechtszekerheid, environmental policy implementation in Grobogan Regency has not fully satisfied the requirements of legal clarity, procedural certainty, consistency of enforcement, and public accountability. Therefore, regulatory harmonization is required through limited revision of the RPPLH Regulation, preparation of implementing regulations, institutional strengthening, integration of RPPLH into regional development planning, and establishment of an integrated environmental information system. These measures are necessary to ensure sustainable environmental governance and strengthen legal certainty in environmental protection and management.

References

Adiguna, W. F., & Wahyono, H. (2021). Interaksi Kelembagaan dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Kawasan Ekologis Bentang Alam Karst Sukolilo di Kabupaten Pati. Journal Of Biology Education, 4(1), 1. https://doi.org/10.21043/jobe.v4i1.10249

Afriawan, A. A. D. M. (2024). Kekeringan Dengan Metode Diversifikasi Pertanian. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian Dan Lingkungan, 11(3), 163–174. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v11i3.56812

Astuti, P. A. S. (2023). Policy Incoherence and Unwillingness of the Indonesian Government to Curb its Alarming Tobacco Epidemic. Tobacco Control, 32(4), 405–406. https://doi.org/10.1136/tc-2023-058114

Benuf, K., Aritonang, A. R., & Simanjuntak, S. (2021). Kebijakan Penghapusan Izin Lingkungan Dalam RUU Cipta Kerja dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(1), 42–56. https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no1.3091

BPHN Kemenkum HAM RI. (2024). Laporan Akhir Analisis dan Evaluasi UU 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. https://berkas.dpr.go.id/puspanlakuu/kajian/kajian-public-65.pdf

Febianti, A. R. (2022). Relaksasi Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja: Dampaknya terhadap Kelestarian Lingkungan dan Bisnis. Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(11), 855–870. https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i11.334

Hirokawa, K. H., Hirokawa, C. C., & Lauren, A. (2025). The Inevitability of Local Environmental Law. Fordham Environmental Law Review, 36(May). https://ir.lawnet.fordham.edu/elr/vol36/iss3/3/

Irwansyah. (2021). Penelitian Hukum, Pilihan Metode dan Praktek Penulisan Artikel (A. Yunus, Ed.; Revisi Cet). Mirra Buana Media.

Is, M. S. (2020). Kepastian Hukum Terhadap Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Indonesia. Jurnal Yudisial, 13(3), 311. https://doi.org/10.29123/jy.v13i3.345

Khaerunnisa, A., Alam, F., & Burh, F. (2025). Sustainable Environmental Policy: Harmonization Between National Law and Local Wisdom in Makassar City. Adaptive Governance Research, 2(1), 69–81. https://doi.org/10.71435/639064

Kompas. (2023). Kekeringan di Grobogan Meluas, 58 Desa Krisis Air Bersih. Kompas. https://regional.kompas.com/read/2023/08/16/220524078/kekeringan-di-grobogan-meluas-58-desa-krisis-air-bersih

Kumandhani, P. S. (2021). Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Oleh Pemerintah Daerah Dalam Kerangka Otonomi Daerah. Dharmasisya: Jurnal Program Magister Hukum UI, 1(September), 1. https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisya

Mulyaningsih, S., & Wijaya, B. (2025). Pemanfaatan Organisme Maggot Lalat BSF sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Organik dan Penunjang Ekonomi Sirkular di Kabupaten Grobogan. Jurnal Paradigma Grobogan, 2(1), 88–101. https://doi.org/10.58684/paradigma.v2i1.51

Muniati, S., Priatna, D., Studi, P., Lingkungan, M., & Pakuan, U. (2026). Evaluasi Penerapan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) pada Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi. Jurnal Pustaka Nusantara Multidisplin (JPNM), 4(1), 1–22. https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i1.983

Peter Mahmud Marzuki. (2005). Penelitian Hukum (1st ed.). Kencana.

Praja, S. E., & Asran, A. (2025). Strategi Tata Ruang Kota Ramah Lingkungan: Pendekatan Ekologis dalam Perencanaan Urban Kota Makassar. Journal of Health Quality Development, 5(1), 12–22. https://doi.org/10.51577/jhqd.v5i1.767

Rahman, A., Sulistyorini, E. T., & Pasha, C. Y. (2024). Rencana Strategis Sanitasi Kabupaten Grobogan 2022–2026. Jurnal Paradigma Grobogan, 1(1), 38–50. https://doi.org/10.58684/paradigma.v1i1.18

Ruhiyat, S. G., Imamulhadi, I., & Adharani, Y. (2022a). Kewenangan Daerah Dalam Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasca Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja. Bina Hukum Lingkungan, 7(1), 39–58. https://doi.org/10.24970/bhl.v7i1.298

Ruhiyat, S. G., Imamulhadi, I., & Adharani, Y. (2022b). Regional Authority In Protection and Management Of The Environment Post-Application Of Copyright Law. Perkumpulan Pembina Hukum Lingkungan, 7, 40–58. https://doi.org/10.24970/bhl.v7i1.298

Sari, D. P., & Awiati, W. (2024). Implementation of Governance and Sustainable Development Aspects of the Environmental Law Protection and Management Act from the Rationality Perspective of Judges. Jurnal Jurisprudence, 14(1), 137–151. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v14i1.4775

Sitorus, H. R. P., Manik, A. Y. S., Aqilah, Z. N., & Saragih, R. R. (2024). Analisis Yuridis Terhadap Prinsip Kejelasan dan Kepastian Hukum Dalam Peraturan Perundang-Undangan: Studi Kasus UU No. 12 Tahun 2011. 6(12), 231–242.

Sodikin. (2010). Penegakan Hukum Lingkungan menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 12(3), 543–563.

Triwanto, Rahayu, Alya, Maya, K., Riyadi, A., & Prabowo, Rizaldi, S. (2025). Implementasi Hukum Lingkungan Dalam Mencegah Dan Mengatasi Pencemaran Sebagai Upaya Perlindungan Ekosistem. Galuh Justisi, 13(1), 129–142. https://jurnal.unigal.ac.id/galuhjustisi/article/view/17834

Utami, T., Solihah, S., Maulana, M., Adawiah, I., & Firdaus, M. (2025). Analisis Yuridis Terhadap Penerap Prinsip Legalitas Dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia. Journal Customary Law, 2(3), 10. https://doi.org/10.47134/jcl.v2i3.4048

Wardana, D. J. (2025). Law Reform in the Relationship between State Institutions in Natural Resource Management: A Constitutional and Environmental Law Perspective. Indonesia Law Reform Journal, 5(3), 392–406. https://doi.org/10.22219/ilrej.v5i3.42073

Warong, R. N., Musa, A. A., & Lumintang, D. W. (2025). Tinjauan Hukum Efektifitas Kedudukan dan Kewenangan Pemerintah Daerah Terhadap Izin Pengelolaan Lingkungan. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(1), 211–222. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v10i1.2783

Yusmiati, Y., Imamulhadi, I., & Sekarwati, S. (2023). Guidelines For Environmental Offenders in the Environmental Enforcement System Based on Law Number 32 of 2009. LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan Tata Ruang Dan Agraria, 2(2), 189–214. https://doi.org/10.23920/litra.v2i2.1266

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Ibipurwo, G. T. (2026). Analisis Yuridis terhadap Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan Tahun 2022-2052 Berdasarkan Asas Rechtszekerheid (Certitudo Juris). Jurnal Paradigma Grobogan, 3(1), 81–103. https://doi.org/10.58684/paradigma.v3i1.104